Langsung ke konten utama

#PecintaSajak4 : Diam

South Tangerang,
Sabtu, 23 Desember 2017
Pk. 01.00 WIB


Terkadang, manusia perlu sendiri
Menangis tanpa berhenti
bahkan menyakiti diri sendiri
Entah apa yang ada di benak
Mungkin hanya garis seperti semak
Yang tak beraturan dan banyak
Entah beban apa yang dirasakan
hingga menyeretnya ke dalam kesendirian
Yang kini dirasakan adalah mati rasa
Sampai lupa bagaimana cara bahagia
Kehilangan sudah menjadi tradisi
Bahkan para aktor pendukung cerita
Beranjak pergi entah ke mana
Saat ini, aku hanya butuh catatan
Yang siap sedia menjadi kawan
Menjadi penyimpan segala kenangan
Menjadi penyimpan rahasia teraman
Tak lupa disampaikan,
Terimakasih telah hadir
Walau tak sempurna di akhir.



Sincerely,
Pavita Rara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Does your friend actually live near you?

Half of people feel proud of themselves just beacuse they have a lot of friends. They think that 'their friends' can fill their daily life with joyness. Half people call their friends as their family, or maybe more priority than their family. They think that their friends are same as treasure. You call them as your best listener, best motivator, best advicer, etc. Do you ever think that 'your friends' actually live near you? i don't mean to talk about where're your friends live, but i talk about where're your friends when you're really need them? Do you ever feel that your friends just take an advantage of your kindness? or just take a benefit when they're near you? maybe now, you don't feel it, but maybe later when they have 'a new target who can give a lot of benefits'. I think your friends are the greatest hider of their beast side. Yup, some of you won't be know that 'some of your fellows' are just take a benefit from you....

#PecintaSajak7 : Firasat

#7 Firasat hadir dalam rasa Dan rasa menimbulkan asa Akankah keraguan menemaninya? Haruskah saya mengejarnya? Ada hati memilih mengalah Namun ego tak mau kalah Firasat lahir dalam resah Fase yang menuntunku menyerah Andaikan hati tak kenal lelah 'Kan sanggup tergapai Kini, hanya mampu meratapi Kepergiannya yang tak membawa benih Namun, harus siap dengan realita Apabila takdir tak bahagia

#StopInsecureMulaiBersyukur

KAMU MENARIK, STOP MELIRIK HIDUP ORANG LAIN P roblematika remaja jaman sekarang adalah minimnya rasa memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri. Apalagi, remaja adalah masa transisi antara sikap kekanak-kanakan menuju sikap pendewasaan, wajar apabila pemikiran remaja terhadap lingkungan sekitar dan diri sendirinya masih ½ matang. Ditambah lagi, biasanya pada usia remaja mulai ada perkembangan fisik dan emosional, serta sering bersentuhan dengan lingkungan sosial di sekitarnya, seperti di sekolah, keluarga, bahkan masyarakat. Remaja biasanya mulai memiliki kecemasan atau kekhawatiran tertentu apabila mereka tidak mampu memenuhi tuntutan sosial yang sebenarnya tidak diwajibkan untuk dipenuhi, misalnya seorang remaja dituntut untuk memiliki bakat agar dapat ditampilkan di acara pentas seni, maka respon yang biasanya dilakukan oleh remaja yang ‘merasa’ tidak memiliki bakat apapun akan minder bahkan tidak percaya diri dengan saingannya. Padahal, kemampuannya bisa diasah jika ia mau, ni...