Langsung ke konten utama

#PecintaSajak7 : Firasat

#7
Firasat hadir dalam rasa
Dan rasa menimbulkan asa
Akankah keraguan menemaninya?
Haruskah saya mengejarnya?
Ada hati memilih mengalah
Namun ego tak mau kalah

Firasat lahir dalam resah
Fase yang menuntunku menyerah
Andaikan hati tak kenal lelah
'Kan sanggup tergapai
Kini, hanya mampu meratapi
Kepergiannya yang tak membawa benih
Namun, harus siap dengan realita
Apabila takdir tak bahagia

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

#StopInsecureMulaiBersyukur

KAMU MENARIK, STOP MELIRIK HIDUP ORANG LAIN P roblematika remaja jaman sekarang adalah minimnya rasa memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri. Apalagi, remaja adalah masa transisi antara sikap kekanak-kanakan menuju sikap pendewasaan, wajar apabila pemikiran remaja terhadap lingkungan sekitar dan diri sendirinya masih ½ matang. Ditambah lagi, biasanya pada usia remaja mulai ada perkembangan fisik dan emosional, serta sering bersentuhan dengan lingkungan sosial di sekitarnya, seperti di sekolah, keluarga, bahkan masyarakat. Remaja biasanya mulai memiliki kecemasan atau kekhawatiran tertentu apabila mereka tidak mampu memenuhi tuntutan sosial yang sebenarnya tidak diwajibkan untuk dipenuhi, misalnya seorang remaja dituntut untuk memiliki bakat agar dapat ditampilkan di acara pentas seni, maka respon yang biasanya dilakukan oleh remaja yang ‘merasa’ tidak memiliki bakat apapun akan minder bahkan tidak percaya diri dengan saingannya. Padahal, kemampuannya bisa diasah jika ia mau, ni...

#PencintaSajak 2

I P A by : Rara Ratusan rumus kucoba yang ku temukan tak ada Ku tatap kertas itu depan mata yang kulihat hanya gambar dan angka Tak peduli tegak dan maya maupun massa dan daya Ah, aku rindu tiga bagi tiga bukan kecepatan bagi lamda maupun volume bagi massa Wah nampak kawanku disana Kulihat tertulis bulan disana perlahan batinku membaca Pandangku berganti menjadi nanar Seakan tak ada yang masuk di ingatan yang kuingat hanya ukiran kenangan yang ku bisikkan pada kawanku, bulan bukan tentang posisi purnama saat gerhana Beribu kali ku tatap jam dinding Tak sabar akan bel berdering Hanya pensil dan penghapus yang setia menemani ku sampai ujung derita Hamba hanya mampu perbanyak doa Berharap kepada Yang Maha Esa tuk' kabulkan doa umat-Nya - i made it when i completing these test