Langsung ke konten utama

#PecintaSajak5 : Revolusi Mental

Tangerang Selatan,
Sabtu, 23 Desember 2017
Pk. 09.57 WIB


Hidup manusia terikat ruang dan waktu
Waktu yang terus melangkah maju
dan ruang sebagai saksi bisu.
Dalam konteks kehidupan manusia
Perkembangan dan perubahan pasti ada
Mulai dari aspek sosial-budaya
bahkan nilai dan norma.
Inilah tradisi dunia
Yang semakin keras tampaknya  
Hingga tercipta sosialisasi yang tak sempurna
karena kurang pendidikan norma
dan komunikasi yang tak semestinya
Hingga mempengaruhi tiap kepribadian
agar terlepas dari zona aturan.
Karakter, tak dinilai dari tingkat kecerdasan
bahkan tingkat kasta tiap keturunan
Orang cerdas tak terbatas jumlahnya
Orang berkarakter cukup langka kehadirannya
Tak hanya teknologi dan sumber daya
pendidikan moral pun juga langka nyatanya
Selain itu, kesenjangan sosial
akibat penyimpangan perilaku sosial
Karena perilaku yang saling merendahkan
dan tingkat ekonomi yang diperdebatkan
Padahal kita pun sebatas tanah di mata Tuhan.
Tiap negara butuh alat pemuas
Bukan demi harta layaknya emas
maupun kaca serat layaknya fiberglass
Tapi demi perkembangan dunia
demi revolusi bangsa-bangsa
Yang membutuhkan tiap individu
sebagai pendukung untuk maju




Menurut pandangan dan pendapat Saya,
Pavita Rara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#PecintaSajak7 : Firasat

#7 Firasat hadir dalam rasa Dan rasa menimbulkan asa Akankah keraguan menemaninya? Haruskah saya mengejarnya? Ada hati memilih mengalah Namun ego tak mau kalah Firasat lahir dalam resah Fase yang menuntunku menyerah Andaikan hati tak kenal lelah 'Kan sanggup tergapai Kini, hanya mampu meratapi Kepergiannya yang tak membawa benih Namun, harus siap dengan realita Apabila takdir tak bahagia

#StopInsecureMulaiBersyukur

KAMU MENARIK, STOP MELIRIK HIDUP ORANG LAIN P roblematika remaja jaman sekarang adalah minimnya rasa memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri. Apalagi, remaja adalah masa transisi antara sikap kekanak-kanakan menuju sikap pendewasaan, wajar apabila pemikiran remaja terhadap lingkungan sekitar dan diri sendirinya masih ½ matang. Ditambah lagi, biasanya pada usia remaja mulai ada perkembangan fisik dan emosional, serta sering bersentuhan dengan lingkungan sosial di sekitarnya, seperti di sekolah, keluarga, bahkan masyarakat. Remaja biasanya mulai memiliki kecemasan atau kekhawatiran tertentu apabila mereka tidak mampu memenuhi tuntutan sosial yang sebenarnya tidak diwajibkan untuk dipenuhi, misalnya seorang remaja dituntut untuk memiliki bakat agar dapat ditampilkan di acara pentas seni, maka respon yang biasanya dilakukan oleh remaja yang ‘merasa’ tidak memiliki bakat apapun akan minder bahkan tidak percaya diri dengan saingannya. Padahal, kemampuannya bisa diasah jika ia mau, ni...

#PencintaSajak 2

I P A by : Rara Ratusan rumus kucoba yang ku temukan tak ada Ku tatap kertas itu depan mata yang kulihat hanya gambar dan angka Tak peduli tegak dan maya maupun massa dan daya Ah, aku rindu tiga bagi tiga bukan kecepatan bagi lamda maupun volume bagi massa Wah nampak kawanku disana Kulihat tertulis bulan disana perlahan batinku membaca Pandangku berganti menjadi nanar Seakan tak ada yang masuk di ingatan yang kuingat hanya ukiran kenangan yang ku bisikkan pada kawanku, bulan bukan tentang posisi purnama saat gerhana Beribu kali ku tatap jam dinding Tak sabar akan bel berdering Hanya pensil dan penghapus yang setia menemani ku sampai ujung derita Hamba hanya mampu perbanyak doa Berharap kepada Yang Maha Esa tuk' kabulkan doa umat-Nya - i made it when i completing these test