Langsung ke konten utama

#PecintaSajak

#1 Benci
Sesak dan peluh di dada
Sesal dan lelah di hati
dan dendam yang semakin menggebu.
Benci dan emosi betumpu di satu jiwa
Larut sudah semua ambisi jiwa
Sebuah rahasia yang tersirat di bait ini
terungkap karena kebusukan mulut seorang
Bentang kepercayaan t'lah runtuh secara tragis
Dihancurkan badai kemunafikan seorang kawan
Bosanku di tengah kepura-puraan
Sesal yang mendalam seakan mengutukku
dari seorang kawan yang berwajah palsu
kata maaf pun segan terucapkan
tiada sedikit pun rasa penyesalan

- 2015 -


#2 Dibalik Kata Cinta

Sejuta tawa, sejuta tangis
Dari mata turun ke hati
Berawal manis, berakhir tragis
Menjanjikan harapan yang tak pasti
Cinta akan datang lalu pergi
Takkan kembali sampai kau mencari
Ratusan dusta menyelimuti cinta
Akankah berakhir bahagia?
Yang kau dambakan takkan ada
Yang kau rindukan hilang entah kemana
Hanya derita yang kau terima
dan omong kosong yang tak berguna
Apalah arti penantian berharga?
Jika semua penantian hanyalah sia-sia

- 2016 -

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#StopInsecureMulaiBersyukur

KAMU MENARIK, STOP MELIRIK HIDUP ORANG LAIN P roblematika remaja jaman sekarang adalah minimnya rasa memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri. Apalagi, remaja adalah masa transisi antara sikap kekanak-kanakan menuju sikap pendewasaan, wajar apabila pemikiran remaja terhadap lingkungan sekitar dan diri sendirinya masih ½ matang. Ditambah lagi, biasanya pada usia remaja mulai ada perkembangan fisik dan emosional, serta sering bersentuhan dengan lingkungan sosial di sekitarnya, seperti di sekolah, keluarga, bahkan masyarakat. Remaja biasanya mulai memiliki kecemasan atau kekhawatiran tertentu apabila mereka tidak mampu memenuhi tuntutan sosial yang sebenarnya tidak diwajibkan untuk dipenuhi, misalnya seorang remaja dituntut untuk memiliki bakat agar dapat ditampilkan di acara pentas seni, maka respon yang biasanya dilakukan oleh remaja yang ‘merasa’ tidak memiliki bakat apapun akan minder bahkan tidak percaya diri dengan saingannya. Padahal, kemampuannya bisa diasah jika ia mau, ni...

#PecintaSajak5 : Revolusi Mental

Tangerang Selatan, Sabtu, 23 Desember 2017 Pk. 09.57 WIB Hidup manusia terikat ruang dan waktu Waktu yang terus melangkah maju dan ruang sebagai saksi bisu. Dalam konteks kehidupan manusia Perkembangan dan perubahan pasti ada Mulai dari aspek sosial-budaya bahkan nilai dan norma. Inilah tradisi dunia Yang semakin keras tampaknya   Hingga tercipta sosialisasi yang tak sempurna karena kurang pendidikan norma dan komunikasi yang tak semestinya Hingga mempengaruhi tiap kepribadian agar terlepas dari zona aturan. Karakter, tak dinilai dari tingkat kecerdasan bahkan tingkat kasta tiap keturunan Orang cerdas tak terbatas jumlahnya Orang berkarakter cukup langka kehadirannya Tak hanya teknologi dan sumber daya pendidikan moral pun juga langka nyatanya Selain itu, kesenjangan sosial akibat penyimpangan perilaku sosial Karena perilaku yang saling merendahkan dan tingkat ekonomi yang diperdebatkan Padahal kita pun sebatas tanah di mata Tuhan. Tiap negara but...