Langsung ke konten utama

#PecintaSajak9 : Untuk aku, yang ditinggal terbelenggu.





Malam ini penuh resah,
percakapan sebatas sandiwara.
Tolong jangan bersumpah,
bahwa ini cinta.

             Belum lama jarak terbentang,
             semuanya membeku,
             semuanya telah layu,
             sebelum berkembang.

Terlalu berbisa, untuk dipercaya.
Pandai berdusta,
padahal hanya obsesi yang serakah.
Mengejar yang sempurna,
meninggalkan yang ada.
Tak kasat, namun terasa.

              Aku takkan menjadi durjana,
              walau air mata jatuh tumpuk rua.
              Terimakasih atas bunga,
              yang dibalut kain bernoda.




20 Mei 2020, 23:54 WIB
- salam hangat, Pavita Rara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Does your friend actually live near you?

Half of people feel proud of themselves just beacuse they have a lot of friends. They think that 'their friends' can fill their daily life with joyness. Half people call their friends as their family, or maybe more priority than their family. They think that their friends are same as treasure. You call them as your best listener, best motivator, best advicer, etc. Do you ever think that 'your friends' actually live near you? i don't mean to talk about where're your friends live, but i talk about where're your friends when you're really need them? Do you ever feel that your friends just take an advantage of your kindness? or just take a benefit when they're near you? maybe now, you don't feel it, but maybe later when they have 'a new target who can give a lot of benefits'. I think your friends are the greatest hider of their beast side. Yup, some of you won't be know that 'some of your fellows' are just take a benefit from you....

#PecintaSajak7 : Firasat

#7 Firasat hadir dalam rasa Dan rasa menimbulkan asa Akankah keraguan menemaninya? Haruskah saya mengejarnya? Ada hati memilih mengalah Namun ego tak mau kalah Firasat lahir dalam resah Fase yang menuntunku menyerah Andaikan hati tak kenal lelah 'Kan sanggup tergapai Kini, hanya mampu meratapi Kepergiannya yang tak membawa benih Namun, harus siap dengan realita Apabila takdir tak bahagia

#StopInsecureMulaiBersyukur

KAMU MENARIK, STOP MELIRIK HIDUP ORANG LAIN P roblematika remaja jaman sekarang adalah minimnya rasa memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri. Apalagi, remaja adalah masa transisi antara sikap kekanak-kanakan menuju sikap pendewasaan, wajar apabila pemikiran remaja terhadap lingkungan sekitar dan diri sendirinya masih ½ matang. Ditambah lagi, biasanya pada usia remaja mulai ada perkembangan fisik dan emosional, serta sering bersentuhan dengan lingkungan sosial di sekitarnya, seperti di sekolah, keluarga, bahkan masyarakat. Remaja biasanya mulai memiliki kecemasan atau kekhawatiran tertentu apabila mereka tidak mampu memenuhi tuntutan sosial yang sebenarnya tidak diwajibkan untuk dipenuhi, misalnya seorang remaja dituntut untuk memiliki bakat agar dapat ditampilkan di acara pentas seni, maka respon yang biasanya dilakukan oleh remaja yang ‘merasa’ tidak memiliki bakat apapun akan minder bahkan tidak percaya diri dengan saingannya. Padahal, kemampuannya bisa diasah jika ia mau, ni...